Menyatakan Perasaan Cinta itu Tak Mudah

Aku menyatakan cinta saat wanita pujaan hatiku sedang melakukan persilangan paprika. Singkat cerita, kita berdua adalah seorang muda mudi pertanian.

Lucu sekali, padahal aku sudah memberikan sinyal 4G LTE+  kalau aku naksir dengan dirinya melalui celetukan “Eh aku udah ada wanita yang ditaksir“.  Rupanya dia tidak kunjung peka juga.

Semua cewe sama aja“, mereka tidak suka dengan hal yang kurang pasti.

Aku sebenarnya sudah menentukan hari apa aku akan menyatakan cinta, aku sudah ingin membicarakan ini, tetapi aku terlalu takut. Dia sadar bahwa beberapa hari ini aku seperti banyak pikiran dan murung.

Wajar saja, lelaki sedang menimbang-nimbang, memilih diam atau mencoba  .

Dia bilang padaku bahwa wanita itu bukanlah dirinya, sepertinya orang lain. Saat momen sakral itu terjadi, aku sangat gugup.  Aku bisa berbicara setelah 10 menit dan dia memohon untuk membicarakannya.

Dia bilang “kenapa harus gugup, kan wanita itu bukan aku“. Sebagai lelaki, hal yang paling mengerikan adalah penolakan. Aku memikirkan ke depan kalau dia menolak, maka hubungan kita akan meregang, tidak bisa deep talk.

Setelah itu, tiba-tiba mukanya memerah, ohh tidak. Dia akan menangis. Sontak aku terkejut, apa dia takut atau kasian kepadaku? ternyata dia tidak menyangka bahwa aku mencintainya.

Setelah itu, yang datang adalah kebahagian dalam komitmen kita. Terkadang banyak badai besar, tetapi aku dan dia sudah bertahan sampai sejauh ini. Do’akan yang terbaik untuk kita.


Discover more from Qorinotes

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Qori Avatar

Published by

Categories:

Leave a comment